Ternyata beberapa sebutan dalam perkebunan masih menggunakan bahasa Belanda yang kemudian disesuaikan dengan lidah Indonesia. Sehingga terdengar seolah-olah terpeleset lucu dari bahasa aslinya. mau tau apa saja?
Dari zaman kolonialisme hingga Indonesia merdeka ternyata banyak sebutan-sebutan yang menggunakan Bahasa Belanda. Coba perhatikan beberapa hal ini.
Waker : Watcher , yaitu sebutan untuk pengawas perkebunan tebu
Sinder : Opziener atau opzichter, yaitu sebutan untuk pengawas pekerja diarea perkebunan
Chemiker : Berasal dari Bahasa Belanda, yaitu sebutan untuk kepala bagian giling didalam pabrik gula
Afdeling : Afdeeling, yaitu sebuah wilayah administratif
Masisnis : Machinist, yaitu sebutan untuk kepala Teknik
Administratur : Administrature, yaitu istilah untuk pengelola perkebunan
FC : Fabricage Chef, yaitu sebutan untuk kepala pengolahan pabrik
HTO : Hoofd Tuin Opziener, yaitu sebutan untuk kepala pengawas tanaman perkebunan
Krani/klerek : Klerk, yaitu sebutan untuk pegawai yang mengurusi administrasi sederhana (mencatat, mengirim, menerima)
kira-kira apalagi ya? Yuk yang tau bisa tulis di kolom komentar ya.

